
Buku Panduan IRN Download…

Buku Panduan IRN Download…
Penjajahan selama 350 tahun oleh Belanda plus 3,5 tahun oleh Jepang ternyata sangat membekas buruk dalam benak rata-rata orang Indonesia. Setelah lebih dari 70 tahun merdeka, jangankan rakyat biasa, di kalangan tokoh pemimpin bahkan masih kelihatan rasa minder pada segala sesuatu yang “asing”. Yang memprihatinkan adalah ide bahwa pendidikan universiter sebaiknya dipimpin rektor asing supaya pendidikan tinggi Indonesia mampu bersaing di kelas dunia. Dulu kita dikejutkan oleh niat pemerintah mendirikan “sekolah menengah internasional”, kini lahir ide tak kalah aneh mengenai sanjungan pada “rektor asing”.
Orang asing yang menawarkan diri berkarya di negeri terbelakang, seperti Indonesia, karena dia tidak laku di negerinya sendiri. Kalau dia memang ahli di bidangnya, dia akan dipekerjakan oleh pemerintah atau masyarakatnya sendiri. Kalau ada orang asing yang kelihatan “mampu” menduduki suatu jabatan internasional, sekarang ini bukan lagi berdasarkan kapasitas kinerja dan reputasi akademis pribadi, tetapi lebih banyak karena backing negaranya Continue reading
Hasil riset yang dituangkan dalam Indeks Negara Baik 2015 menempatkan Indonesia pada peringkat ke-160 dari 163 negara dalam hal sumbangsih di sektor keilmuan dan teknologi bagi umat manusia. Indonesia hanya “unggul” dari tiga negara, yakni Angola, Guinea Ekuator, dan Irak. Adakah kontribusi korupsi sektor pendidikan terhadap jebloknya peringkat RI ini?

Dari informasi para narasumber Tim Sertifikasi Pendidik untuk Dosen tahun 2015 pada beberapa kali kegiatan sosialisasi terhadap bagi PTU dan PTPS, beberapa perubahan dari tahun-tahun sebelumnya baik dari kepesertaan, penilaian maupun sistem pelaksanaan secara online.
Calon Dosen Yang Sertifikasi (DYS)
Tertarik untuk sekedar hanya melihat-lihat koleksi atau memang memerlukan tulisan artikel, buku, jurnal dan lain sebagainya dengan gratis dapat dilakukan pada penelusuran e-Resources di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia secara on line. Caranya gampang yaitu jadilah anggota dan dapatkan akses ke bahan perpustakaan sumber Continue reading
Isu tentang Kemendikti-Ristek yang disusun oleh rumah transisi sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Para rektor Indonesia sudah mendiskusikannya jauh sebelum Pilpres 2014 dilaksanakan. Perhelatan Temu Tahunan XVI Forum Rektor Indonesia (30/01/2014) di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) telah menggagas tentang perlunya dibentuk Kemendikti-Ristek. Pendidikan tinggi perlu dipisahkan dari kemendikbud, dan mengabungkannya dengan kementrian riset dan teknologi, yang selama ini keduanya berdiri terpisah. Continue reading