Lokakarya Kurikulum STIPER Amuntai Tahun 2025

Penulis sebagai Ketua Panitia Pelaksana Lokakarya Kurikulum STIPER Amuntai Tahun 2025

              Kurikulum merupakan nyawa dari suatu program pendidikan sehingga keberadaannya memerlukan rancangan, pelaksanaan serta evaluasi secara dinamis sesuai dengan perkembangan zaman, kebutuhan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) serta kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat, maupun pengguna lulusan perguruan tinggi. Perkembangan IPTEKS di abad ke-21 yang berlangsung secara cepat mengikuti pola logaritma, menyebabkan Standar Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) juga mengikuti perubahan tersebut. Dalam kurun waktu sembilan tahun SN-Dikti telah mengalami empat kali perubahan, yaitu dari Permenristekdikti No 49 tahun 2014 diubah menjadi Permenristekdikti No 44 tahun 2015, kemudian diubah menjadi Permendikbud No 3 tahun 2020 seiring dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kampus Merdeka dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), dan terakhir berubah menjadi Permendikbudristek No 53 tahun 2023, yang lebih memberikan keleluasaan atau otonomi pada perguruan tinggi untuk menetapkan standarnya masing-masing.     

              Lokakarya kurikulum adalah pertemuan interaktif yang melibatkan para ahli, dosen, pimpinan perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk merancang, mengembangkan, meninjau, atau mengevaluasi kurikulum. Tujuan utama lokakarya kurikulum:

  • Menyusun kurikulum baru: merancang kerangka kurikulum yang selaras dengan visi dan misi institusi pendidikan, seperti yang dilakukan dalam lokakarya kurikulum berbasis OBE (Outcome Based Education).
  • Memutakhirkan kurikulum: melakukan peninjauan dan revisi terhadap kurikulum yang sudah ada agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
  • Memecahkan masalah implementasi: mencari solusi atas tantangan yang dihadapi dalam penerapan kurikulum, seperti yang sering dilakukan dalam program kampus merdeka belajar.
  • Meningkatkan kompetensi pendidik: membekali pendidik/dosen dengan pemahaman dan keterampilan baru, misalnya dalam menerapkan metode pembelajaran berdiferensiasi atau berbasis proyek.
  • Membangun kolaborasi: Menciptakan ruang diskusi bagi berbagai pihak, termasuk prtguruan tinggi pembina, pimpinan perguruan tinggi, pendidik/dosen, orang tua, stake holder/pengguna lulusan untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan. 

              STIPER Amuntai mendukung upaya pemerintah yang sesuai dengan Permendikbudristek No 53 tahun 2023 dengan melakukan penyelarasan kurikulum Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Agribisnis. Untuk upaya tersebut, program studi membentuk tim pengembang kurikulum yang bertugas menganalisis, merumuskan dan menyelaraskan kurikulum dengan standar KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Penggunaan istilah kompetensi yang digunakan dalam pendidikan tinggi (DIKTI) ditemukan pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, pasal 6, ayat (1), yang menyatakan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan kriteria minimal mengenai kesatuan kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan capaian mahasiswa dari hasil pembelajarannya pada akhir program pendidikan tinggi. Selanjutnya pada pasal 6, ayat (3), dijelaskan bahwa SKL dirumuskan dalam CPL. Perumusan CPL mengacu pada deskriptor KKNI dan mencakup 3 butir kompetensi yang diatur pada Pasal 7 Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 sebagai SN-Dikti yaitu perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan penilaian proses pembelajaran. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan, pelaksanaan, evaluasi kurikulum berdasarkan SN-Dikti dinyatakan bahwasanya SKL/CPL merupakan acuan atau landasan utamanya. Dengan demikian kurikulum pendidikan tinggi yang telah dikembangkan berdasarkan SN-Dikti sesungguhnya telah menggunakan pendekatan berbasis capaian pembelajaran (Outcome Based Education,OBE). Hal ini sangat mendukung Kurikulum Program Studi pada saat ikut serta dalam akreditasi nasional maupun internasional yang berlandaskan pendekatan OBE.

              Kurikulum yang menggunakan pendekatan Outcome Based Education (OBE) menekankan pada pencapaian hasil yang konkret dan terukur sebagai fokus utama pembelajaran. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap program pendidikan menghasilkan lulusan yang memiliki sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan kebutuhan Masyarakat. Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Agribisnis memiliki visi, misi, dan tujuan serta nilai nilai yang dikembangkan untuk mewujudkan keunggulan lulusannya. Karena itu pengembangan kurikulum juga harus selaras dengan kebijakan di STIPER Amuntai, sehingga lulusan  STIPER Amuntai memiliki keunggulan dan penciri yang membedakan dari lulusan Perguruan Tinggi lainnya.

              Berdasarkan uraian di atas maka sebagai tindak lanjutnya di laksanakan lah Lokakarya Kurikulum STIPER Amuntai yang di laksanakan pada tanggal 4 Juni 2025 bertempat di Aula Mahmuddin Yayasan Bakti Muslimin Amuntai dengan Nara Sumber Prof. Ir. Agung Nugroho, S.TP., M.Sc., Ph.D., IPM yang merupakan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh pejabat struktural STIPER Amuntai, Dosen tetap dan tidak tetap STIPER Amuntai dan undangan dari seluruh Balai Penyuluh Pertanian se Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Balangan dan Kabupaten Tabalong, Balai Perakitan dan Pengujian Pertanian Lahan Rawa Banjarbaru, Pemerintah Desa se Hulu Sungai Utara, Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Balangan dan Kabupaten Tabalong, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Bappedalitbang Kabupaten Hulu Sungai Utara, DPPKB Kabupaten Hulu Sungai Utara, DPMD Kabupaten Hulu Sungai Utara, Dinas Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Disperindagkop UKM Kabupaten Hulu Sungai Utara, Badan Pusat Statistik Kabupaten Hulu Sungai Utara, Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara, PT. Koltiva, PT. Astra Agro Lestari, Bank Syariah Kal-Sel Amuntai, SMK Pertanian se Kabupaten Tabalong dan Balangan, BRI Amuntai, BSI Amuntai dan Yayasan Bakti Muslimin Amuntai.

Nara Sumber Prof. Ir. Agung Nugroho, S.TP., M.Sc., Ph.D., IPM Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

Nara Sumber Prof. Ir. Agung Nugroho, S.TP., M.Sc., Ph.D., IPM Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

              Dalam paparannya nara sumber mengatakan bahwa kurikulum itu bisa di analogikan sebagai software yang merupakan operating system dari suatu sistem, perubahan paradigma pendidikan adalah pergeseran dari model pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru menjadi model yang lebih berpusat pada siswa, dengan fokus pada keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah. Perubahan ini juga dipicu oleh teknologi digital yang memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel, inklusif, dan interaktif, serta menuntut peran pendidik/dosen bertransformasi menjadi fasilitator dan pemandu, bukan sekadar pemberi informasi. Perubahan paradigma dari Input-Based Education (IBE) menjadi Outcome-Based Education (OBE) adalah pergeseran fundamental dalam dunia pendidikan. Pergeseran ini mengubah fokus utama proses pembelajaran, dari yang semula berpusat pada materi (input) menjadi berpusat pada hasil atau capaian (outcome) yang diharapkan dari peserta didik. Selain paparan nara sumber juga banyak sekali rekomendasi dan saran-saran perbaikan kurikulum dari undangan yang hadir dan berperan aktif dalam mencermati setiap mata

Peserta yang memberikan saran dari Dinas Perikanan Kab. Hulu Sungai Utara Pak Edwin Fadillah, S.Pi., MP

kuliah yang sudah di tawarkan oleh tim pengembang kurikulum dari dua program studi yang ada di STIPER Amuntai. Hasil akhir dari lokakarya ini adalah  Kurikulum Baru untuk Mahasiswa Angkatan 2025 STIPER Amuntai yang berbasis OBE. Dengan adanya kurikulum baru ini diharapkankan alumnus STIPER Amuntai semakin siap untuk terserap dunia kerja dan berwiraswasta. Adapun penulis sendiri pada acara adalah sebagai ketua panitia pelaksana, demikian semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Photo bersama nara sumber, panitia dan peserta setelah kegiatan

1 Tim P2MW STIPER Amuntai Ikuti Expo KMI XV Di UHO Kendari

KMI Expo adalah tempat bertemunya wirausaha mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk saling berkompetisi, mengenalkan produknya dan juga membangun jejaring.

Kegiatan KMI Expo XV tahun 2024 akan menjadi platform bagi para wirausaha muda untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan best practices dalam menghadapi tantangan di era disruption serta mendorong terciptanya jaringan kolaborasi antara para wirausaha muda dengan pemangku kepentingan terkait, seperti investor, mentor, dan pakar industri. Kegiatan yang dilakukan antara lain :

  1. Pameran atau gelar produk merupakan bentuk kegiatan yang menampilkan produk-produk kelompok usaha mahasiswa P2MW, UMKM, masyarakat dan sponsor yang telah ditetapkan oleh panitia.
  2. KMI Award merupakan ajang apresiasi dan anugerah kepada usaha mahasiswa pelaksana P2MW 2024 yang telah melalui seleksi.
  3. Seminar Kewirausahaan, kegiatan yang menghadirkan narasumber dan pakar kewirausahaan untuk menambah pengetahuan atau wawasan dan motivasi berwirausaha. Kegiatan ini diperuntukan bagi seluruh peserta KMI Expo XV dan masyarakat umum.
  4. Dalam pelaksanaan KMI Expo XV 2024 terdapat kegiatan pendukung diantaranya yaitu: Social Media Marketing Contest (SM2C), Stand Up Comedy tema Kewirausahaan Poster Katalog Usaha.
  5. Pemberian apresiasi kepada dosen, praktisi, atau mentor terbaik dalam pelaksanaan pendampingan/ mentoring kepada mahasiswa P2MW yang telah dilaporkan berkala pada SIM Kesejahteraan sesuai dengan ketentuan.
  6. Sarasehan KMI Expo XV 2024 terdapat tiga kegiatan sarasehan, yaitu: Sarasehan Pimpinan PT bidang Kemahasiswaan, pendamping dan pengelola kewirausahaan PT dan juga sarasehan PMWI.

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Diktiristek telah melakukan penilaian kemajuan dan seleksi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XV 2024 yang diikuti oleh seluruh penerima bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024 dan telah dihasilkan kelompok usaha yang dinyatakan lolos sebagai peserta KMI Expo XV 2024, serta mengikuti penilaian KMI Award pada tanggal 23-25 Oktober 2024 di Universitas Halu Oleo (UHO), Kota Kendari. STIPER Amuntai terpilih sebagai Peserta KMI Expo XV 2024 yang di wakili oleh Sasmita, Nurmilawati, Dewi dan Rahmaniah dengan usaha tahapan awal Tas Pursa Purun sasirangan Ramah Lingkungan dengan Kebudayaan Lokal Khas Kalimantan Selatan.

                                                                             
 

Surat Pengumuman Peserta KMI Expo XV 2024 Unduh
SK Pemenang KMI Expo XV Tahun 2024 Unduh

STIPER Amuntai Peroleh 3 Hibah P2MW 2024

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Diktiristek telah melaksanakan seleksi administrasi,
substansi, dan justifikasi RAB kepada usulan proposal usaha mahasiswa P2MW 2024 maka 3 proposal dari 3 Tim P2MW P.S. Agroteknologi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian dinyatakan lolos yaitu :

  1. Tim dengan Ketua Mariatussyifa (NPM. 2021.01.0058), anggota kelompok Khairinnisa Julianti, Najwatunnisa dan Maulidatul Insyirah. Nama usaha Aneka Kreasi Limbah Kain Perca, kategori usaha tahapan awal dengan jumlah dana yang di biayai Rp. 6,4 juta. Yang didampingi Nur Hafizah sebagai dosen pendamping.
  2. Tim dengan Ketua Sasmita (NPM. 2021.01.0010), anggota kelompok Nurmilawati, Dewi dan Rahmaniah. Nama usaha Tas Pursa Purun sasirangan Ramah Lingkungan dengan Kebudayaan Lokal Khas Kalimantan Selatan, Kategori usaha tahapan awal dengan jumlah dana yang di biayai Rp. 8,8 juta. Yang didampingi Mahdiannoor sebagai dosen pendamping.
  3. Tim dengan Ketua Nisdi Hafiz (NPM. 2021.01.0048), anggota kelompok Anis Karlina, Muhammad Rizki dan Ismail. Nama usaha Technevra Bridging Mobility and Beauty A Future Forward Barbershop Venture, kategori usaha tahapan awal dengan jumlah dana yang di biayai Rp. 16 juta. Yang didampingi oleh Majedi sebagai dosen pendamping.

 

 

Surat Penerima Bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024 Unduh

Ada Apa Dengan PKM RE Kami ?

            Mahasiswa dipandang sebagai tokoh intelektual yang penuh dengan kreativitas dan inovasi, sehingga diharapkan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang potensial, berdaya guna, dan bermanfaat untuk kehidupan bermasyarakat. Memahami arti riset, tujuan, dan manfaatnya merupakan hal yang esensial dalam perjalanan kehidupan mahasiswa. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu melakukan pendekatan ilmiah melalui kreativitas dan inovasi yang dapat menghasilkan kebaruan, serta menyelesaikan berbagai fenomena, membuktikan hipotesis pada bidang ilmu masing-masing, serta berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan.

              Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berperan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasinya di bidang ilmu yang ditekuni. Saat ini, riset berbasis fenomena alam dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan alamiah dalam kehidupan. Untuk itu, seiring dengan perkembangan zaman, mahasiswa diharapkan dapat terus beradaptasi dan berinovasi dengan berbasis riset dan teknologi. Oleh karena itu, PKM-Riset Eksakta (PKM-RE) hadir sebagai jalur untuk mengenal dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan konsep riset yang tepat.

              Sebagai salah satu bentuk usaha untuk memajukan pendidikan tinggi di Indonesia dan mewujudkan inovasi karya anak bangsa, maka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Kebijakan Kampus Merdeka di tahun 2020. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah memfasilitasi hak belajar mahasiswa di luar program studi yang diambil, atau yang disebut juga dengan Merdeka Belajar. Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dilaksanakan dalam rangka mewujudkan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang bersifat otonom dan fleksibel, sehingga tercipta budaya belajar yang inovatif, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan link and match dengan dunia usaha, kerja, dan industri (DUDI), serta mengembangkan keilmuan lintas dan transdisiplin. Sejalan dengan tujuan tersebut, PKM-RE menjadi salah satu jalur implementasi yang sepenuhnya mendukung program MBKM. Sebagai contoh, PKM-RE membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menganalisis permasalahan yang ada di sekitar, melakukan kerjasama untuk memecahkan permasalahan tersebut melalui pendekatan berbasis keilmuan, dan menghasilkan inovasi yang mampu menyelesaikan permasalahan secara solutif dan ilmiah. Di mata masyarakat, inovasi ini akan menjadi cerminan buah pikir anak bangsa dan aktualisasi dari penerapan bidang akademiknya.

              Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian berturut dari tahun 2017 – 2024 telah mendapatkan hibah PKM RE sebanyak 18 judul dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti/Kemendikbud dengan rincian tahun 2017: 3 judul, 2019: 2 judul, 2020: 4 judul, 2021: 3 judul, 2022: 3 judul, 2023: 2 judul dan tahun 2024: 1 judul. Seiring dengan pelaksanaan MBKM yang berjalan maka kegiatan PKM-RE dapat menjadi sebagai pengganti tugas akhir/skripsi di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai yang di mulai pada tahun 2021. Salah satu ketentuan pengganti skripsi ini hanya berlaku untuk ketua tim kelompok yang mendapatkan hibah, dari tahun 2021-2023 itu belum sepenuhnya tanpa skripsi karena proposal penelitian yang mendapatkan hibah itu berasal dari mahasiswa yang sudah menjalankan program skripsi. Baru pada tahun 2024 ini tim yang mendapatkan hibah itu belum memprogram skripsi dan baru duduk pada semester 6 untuk ketua tim kelompoknya a.n. Hairini Yulianti, NPM : 2021.01.0003 dengan anggota Muhammad Ri’fat dan Hidayatu Faliha dari P.S. Agroteknologi. Seharusnya ketua tim ini bisa lulus pada tahun 2024 kalau tidak menyelesaikan mata kuliahnya pada semester 7. Perolehan hibah PKM-RE yang terus menurun tiap tahunnya ini di samping pola pikir mahasiswa yang tidak ingin maju juga karena tidak ada pembinaan langsung dari sekolah tinggi dan hanya upaya mandiri dari sedikit dosen saja.

 

Penerima Pendanaan PKM 2024 Skema Pendanaan – Diktiristek Unduh Link 1

Perolehan Hibah PKM RE Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai Tahun 2022

Dalam rangka memandu mahasiswa untuk menjadi pribadi yang tahu aturan, taat aturan, kreatif, inovatif, dan objektif kooperatif dalam membangun keragaman intelektual, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2022. Pada tahun 2022 ini Program Studi Agroteknologi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai kembali mendapatkan pendanaan untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penelitian Riset Eksakta sebanyak 3 judul dari 12 proposal yang di usulkan ke simbelmawa. Adapun Tim yang lolos adalah :

  1. Tim Mekka Hariani (NPM : 2018.01.0012) dengan judul proposal Aplikasi PSB (Photosynthetic Bacteria) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Stroberi di Dataran Rendah dengan anggota tim Khalisa (NPM : 2020.01.0053) dan Abdul Halim (NPM : 2021.01.0041).
  2. Tim Syahrianor (NPM: 2018.01.0023) dengan judul Asap Cair dari Kayu Laban Sebagai Bahan Penggumpal dan Pengurang Bau Busuk Olahan Karet (Hevea brasiliensis) dengan anggota tim Sukran (NPM : 2019.01.0045) dan Muhammad Rizki (NPM : 2020.01.0014)
  3. Tim Anisa Norliyani (NPM : 2018.01.0002) dengan judul Budidaya Cabai Merah menggunakan JAKABA di Lahan Podsolik dengan anggota tim Maulida Santi (NPM : 2019.01.0018) dan Jannatul Huda (NPM : 2020.01.0064)

Untuk jumlah dana yang diterima dapat dilihat pada halaman 42 dari Surat Nomor 2489/E2/KM.05.01/2022 perihal Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2022 pada link berikut ini..

#agroteknologistiperamuntaiunggul

3 Tim PKM Riset Eksakta P.S. Agroteknologi STIPER Amuntai Lolos Mendapatkan Hibah Tahun Anggaran 2021

Seperti tahun-tahun sebelumnya maka pada tahun 2021 ini Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai kembali mendapatkan hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Riset Eksakta sebanyak 3 judul/Tim. 3 Tim yang mendapatkan hibah PKM Riset Eksakta ini masing-masing di pimpin ketua tim mahasiswa yang memasuki tugas akhir mengerjakan skripsi dengan anggota tim yang lebih muda. Adapun 3 tim yang mendapatkan hibah PKM Riset Eksakta adalah :

  1. Tim Hatna (2017.01.007) beranggotakan : M. Rizki Norfajerin (2018.01.0011) dan Lindawati (2018.01.0009) dengan Dosen Pendamping Ibu Nurul Istiqomah, SP., MP.
  2. Tim Sarifudin (2017.01.0022) beranggotakan : Jamilah (2018.01.0008) dan Ahmad Junaidi (2019.01.0002)dengan Dosen Pendamping Ibu Nurul Istiqomah, SP., MP.
  3. Tim Tuti Herlinawati (2017.01.0026) beranggotakan : Muhammad Rizal (2018.01.0018) dan Jamilatul Aulia (2019.01.0015) dengan Dosen Pendamping Bapak Mahdiannoor, SP., MP.

Menariknya dari semua ketua tim ini dalam pembimbingan skripsi seperti Hatna dan Sarifudin Dosen Pembimbing 1 adalah Ibu Nurul Istiqomah, SP., MP sedangkan Dosen Pembimbing 2 adalah Bapak Mahdiannoor, SP., MP. Sedangkan untuk pembimbing skripsi Tuti Herlinawati, Dosen Pembimbing 1 adalah Bapak Mahdiannoor, SP., MP dan Dosen Pembimbing 2 adalah Ibu Nurul Istiqomah, SP., MP. Dengan mendapatkan Hibah PKM Riset Eksakta, paling tidak dapat meringankan biaya untuk melakukan penelitian skripsi bagi mahasiswa sebagai ketua tim dan menambah pengalaman bagi anggota tim. Sebagai dosen pendamping bukan berarti kami berdua yang terbaik dan paling bisa di antara semua Dosen pada STIPER Amuntai, namun pendampingan pembuatan proposal PKM memerlukan kesabaran, ketelitian yang tinggi dan keikhlasan. Yang tentunya tidak menghasilkan keuntungan, kecuali hanya berupa rekam jejak/track record bagi dosen pendampingnya. Tahun 2021 ini STIPER Amuntai mengajukan proposal sebanyak 14 proposal dengan rincian 10 proposal PKM Riset Eksakta, 3 proposal PKM Kewirausahaan dan 1 PKM Pengabdian Masyarakat. Adapun pengumuman penerima pendanaan PKM 2021 selengkapnya dapat dilihat disini…

#agroteknologistiperamuntaiunggul

P.S. Agroteknologi STIPER Amuntai Raih Akreditasi B

Dalam perkembangan akreditasi Program Studi Agroteknologi yang pertama kali adalah pada tahun 2010 yang dilakukan visitasi lapang Asesor BAN PT Prof. Dr. Ir. Roedhy Poerwanto, MSc. dari Institut Pertanian Bogor dan Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, MS dari Universitas Brawijaya. Perolehan akreditasi pada tahun 2010 itu adalah C. Pada tahun 2015 tidak dilakukan visitasi karena borang reakreditasi tidak memenuhi standar untuk dilakukan visitasi dan otomatis tetap mendapatkan nilai C. Pada tahun 2020 visitasi dilakukan secara daring karena pendemik Covid-19 dengan Asesor Ir. Sri Rahayu Utami, MSc, PhD. dari Universitas Brawijaya dan Prof. Dr. Ir. Hamim Sudarsono dari Universitas Lampung. Hasil akreditasi pogram studi setelah dilakukan visitasi daring terbilang sangat cepat, dimana visitasi secara daring dilakukan pada tanggal 9 – 10 Oktober 2020 sedangkan hasilnya sudah keluar pada tanggal 14 Oktober 2020. Pada saat visitasi secara daring tersebut dilaksanakan memang ditemukan berbagai kelemahan dan kekurangan, namun secara khusus kami yang menangani Standar 7 tidak menemui kesulitan yang berarti karena memang dari jauh-jauh hari semua kelengkapan data Standar 7 sudah dipersiapkan secara maksimal . Hasil akreditasi yang diperoleh adalah B dengan nilai 328. Sekali lagi kami dari Civitas Akademika Program Studi Agroteknologi mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada Ibu Ir. Sri Rahayu Utami, MSc, PhD. dari Universitas Brawijaya dan Bapak Prof. Dr. Ir. Hamim Sudarsono dari Universitas Lampung atas nasehat dan koreksi kegiatan yang telah dilakukan beliau berdua. Semoga hasil akreditasi PS Agroteknologi STIPER Amuntai ini membawa dan memberi manfaat yang seluas-luasnya. Untuk melihat hasil akreditasi selengkapnya pada halaman Publikasi dilaman ini.

Sertifikat Akreditasi Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai

Hasil pencarian Akreditasi Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai pada laman BAN PT

#agroteknologistiperamuntaiunggul

Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai Raih 4 Hibah PKM Penelitian Eksakta Tahun 2020

Berdasarkan pengumuman Nomor:1686/E2/TU/2020 tentang perihal Pendanaan PKM 5 Bidang Tahun 2020 maka Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai seperti pada tahun 2017 dan 2019 kembali meraih hibah PKM Penelitian Eksakta dengan 4 judul penelitian.

 

Gambar 1. Daftar penerima Hibah PKM 5 Bidang Tahun 2020 se PTS LLDikti Wilayah XI Kalimantan

 

Gambar 2. Penerima Hibah PKM PE Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai

Lolosnya 4 judul PKM PE dari mahasiswa Program Studi Agroteknologi tentu tidak lepas dari kemampuan mahasiswa sendiri dan dosen pendamping. Dalam pengajuan proposal PKM 5 Bidang tahun 2019 yang lolos pada tahun 2020 ini untuk Program Studi Agroteknologi itu terdiri dari 14 judul PKM PE, dan 1 judul PKM Pengabdian Masyarakat. Untuk Program Studi Agribisnis itu ada 7 judul PKM Kewirausahaan dan 1 judul PKM Gagasan Tertulis. Sesuai pemaparan yang dilakukan beberapa narasumber pada Sosialisasi Adendum Panduan PKM 5 Bidang tanggal 11 Juli 2020 karena keadaan darurat Covid-19 semua judul proposal yang diajukan itu dianggap tipis harapan untuk lolos karena rata-rata kegiatan pelaksanaan kegiatan adalah di lapangan dan melibatkan banyak orang, untung Ditbelmawa ternyata tidak terlalu mensyaratkan kegiatan seperti pada kegiatan adendum tersebut bahkan lebih bijaksana untuk menilai semua proposal yang dimasukkan pada saat belum terdampak Covid-19. Bagi mahasiswa Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai yang mendapatkan hibah PKM PE ini telah dapat membuktikan bahwa mereka dapat bersaing secara nasional. Adapun untuk dosen pendamping mahasiswa no. 1 – 3 pada daftar Gambar 2 adalah Ibu Nurul Istiqomah dan mahasiswa no. 4 adalah Ibu Nur Hafizah.

Pengumuman selengkapnya Pendanaan PKM 5 Bidang Tahun 2020 dapat dilihat disini

#agroteknologistiperamuntaiunggul